Mengenal Mikroenkapsulasi
Mikroenkapsulasi merupakan proses pelapisan partikel kecil untuk menghasilkan kapsul kecil. Mikrokapsul bisa digambarkan sebagai bola kecil dengan dinding di sekelilingnya. Terdapat bagian inti, fase internal atau pengisi, kemudian dinding sekelilingnya disebut membran atau lapisan. Mikroenkapsulasi dirancang untuk memenuhi semua persyaratan dengan mempertimbangkan sifat bahan aktif, tujuan penggunaan produk, dan kondisi penyimpanan. Selain itu, teknik tersebut diterapkan untuk menutupi rasa atau bau dan mengendalikan laju pelepasan obat.
Keuntungan Mikroenkapsulasi
-
Imobilisasi mikroorganisme dan enzim
-
Perlindungan terhadap UV, panas, oksidasi, asam, basa (misalnya pewarna dan vitamin)
-
Mencegah reaksi degradasi
-
Menyamarkan bau dan rasa
-
Peningkatan pemrosesan, tekstur, dan pengurangan pemborosan bahan
-
Penanganan cairan sebagai padatan
-
Mengontrol pelepasan bahan aktif
Mikroenkapsulasi di Industri Farmasi
Mikroenkapsulasi dapat diterapkan di berbagai industri. Dalam industri farmasi, mikroenkapsulasi diterapkan di berbagai jenis formulasi obat, baik sediaan oral maupun injeksi, dibuat dalam bentuk mikroenkapsulasi untuk melepaskan obat dalam jangka waktu yang lebih lama di dalam tubuh. Mikroenkapsulasi ini menghasilkan sistem yang mengendalikan laju, durasi dan distribusi obat. Sistem ni menghantarkan obat secara spesifik ke lokasi organ tubuh seperti lambung, usus besar, dan lainnya.
Anda bisa menemukan teknologi mikroenkapsulasi dalam produk tablet kunyah rasa kopi yang mengandung kafein. Mikroenkapsulasi digunakan untuk menutupi rasa kafein yang pahit, bau kafein yang cukup kuat, hingga melindungi kafein agar pecah di usus. Hal tersebut menjadi kabar baik untuk Anda yang hobi minum kopi karena kafein dalam campuran mikrokapsul membuat kafein tidak pecah di lambung. Kafein dapat dilepaskan dalam saluran pencernaan melalui abrasi dinding mikrokapsul.
Sumber
Jyothi, et al. 2012. Microencapsulation: A Review. International Journal of Pharma and Bio Sciences, 3(1), pp. 1-23.